Liburan ke Raja Ampat identik dengan liburan mahal yang menghabiskan dana ratusan juta rupiah. Maklum, fasilitas kawasan ini memang masih sangat kurang. Tidak itu saja harga bahan bakar di salah satu kabupaten di Papua Barat ini sangat mahal, padahal jika ingin mengelilingi Raja Ampat harus menggunakan boat yang membutuhkan berliter-liter bensin. Namun begitu ada beberapa tips wisata Raja Ampat yang bisa Anda terapkan jika ingin perjalanan wisata lebih asyik dan berkesan.

1.       Tiket murah

Sering-seringlah mengecek tiket promo Jakarta-Sorong yang diberikan beberapa maskapai penerbangan seperti Batavia Air, Wings Air, Express Air. Tiket promos biasanya berkisar Rp. 3 juta untuk Jakarta  – Sorong pulang pergi.

2.       Penginapan

Penginapan di Raja Ampat lumayan banyak. Dari yang berharga murah sampai yang mahal seperti resort yang dikelola oleh warga asing. Jika Anda tak mau kesulitan, menginaplah di Waisai, Pulau Waigeo ibukota Raja Ampat dengan tarif Rp. 300 ribu sampai Rp. 400 ribu. Di Waigeo terdapat Achropora yakni cottage milik pemerintah daerah yang bisa Anda singgahi selama liburan. Kalau ingin hotel yang lebih mapan, Anda bisa menginap di Sorong. Oya, Raja Ampat juga dipenuhi desa-desa wisata yang bisa Anda kunjungi plus menginap di sana. Yang terakhir ini adalah pilihan jika ingin sekaligus berinteraksi dengan kehidupan khas desa Raja Ampat. Yang paling murah adalah menginap di rumah-rumah warga. Dijamin cost menginap Anda bisa ditekan sedemikian rupa. Akomodasi murah juga terdapat di pulau Saonek dan Pulau Way. Selain murah dan nyaman, tempat ini cocok untuk mancing dan snorkling.

3.       Liburan beramai-ramai

Berlibur dengan beberapa teman sekaligus justru akan mempermudah liburan Anda di Raja Ampat. Anda bisa berpatungan membayar sewa speedboat saat akan mengelilingi Raja Ampat, dengan begitu biaya perjalanan Anda lebih murah. Menyewa longboat kayu milik warga dengan kapasitas 10 orang menjadi pilihan, karena jumlah penumpang tidak berpengaruh pada tarif, jadi -lagi-lagi- Anda bisa patungan dengan teman 1 rombongan.

 4.       Kapal

Di pelabuhan Sorong ada kapal rakyat yang berlayar setiap pukul 14.00 WIT ke Waisai dengan tarif Rp. 120.000 per orang. Sementara itu, kapal liveboard yang berlayar ke Raja Ampat cukup banyak dan bervariasi. Salah satu penyedia jasa menginap di atas kapal ini adalah raja Ampat Diving Liveboard. Kapal itu menyediakan sejumlah fasilitas seperti TV, pemutar CD/DVD, pengisi baterai kamera, shower, tangki untuk menyelam dan hidangan gaya Eropa Indonesia. Tarif Kapal liveboard cukup mahal, bersiaplah merogoh kocek cukup dalam.

5.       Oleh-oleh

Oleh-oleh bisa diperoleh saat berada di desa wisata, Waisai ataupun Sorong. Biasanya berupa batik khas Papua, topi dan tas anyaman, gantungan kunci, topeng, patung dan masih banyak lagi. Oleh-oleh makanan khas Sorong adalah keripik talas, roti abon gulung dari ikan tuna dan ikan budara bakar.

6.       Paket wisata

Beberapa resort-resort di Raja Ampat memasang tarif paket, sehingga sekali bayar Anda mendapat berbagai fasilitas seperti penginapan, diving dan makan. Makan yang disediakan mulai dari menu tradisional hingga internasional yang dibuat langsung oleh masyarakat setempat. Biasanya tersedia aneka hidangan laut, cobalah sup ikan kuning yang menjadi salah satu ikon kuliner Raja Ampat.

7.       Sinyal telepon seluler

Sinyal telepon seluler agak sulit didapat khususnya di beberapa tempat yang cukup jauh dari pusat kota seperti pulau Wayag. Kabarilah orang-orang terdekat Anda sebelum pergi menjelajahi Raja Ampat.

8.       Perlengkapan

Keindahan bawah laut Raja Ampat adalah salah satu yang terbaik di dunia, jangan sia-siakan kesempatan ini. Bawalah perlengkapan kamera under water untuk mengabadikan kecantikan ikan dan terumbu karang yang ada di perairan ini. Perlengkapan lain yang tidak boleh dilupakan adalah sunblock, sunscreen, topi dan baju yang nyaman untuk cuaca pantai. Obat nyamuk dan obat anti malaria juga penting untuk dibawa. Satu lagi, bawalah uang tunai sebanyak-banyaknya, di Waisai hanya ada satu ATM yang tersedia.

9.       Waktu terbaik

Kendati beberapa spot menyelam cocok untuk dikunjungi sepanjang tahun, namun waktu terbaik untuk mengunjungi Raja Ampat adalah bulan Oktober atau November. Saat itu laut raja Ampat tenang dengan suasana yang cocok untuk memotret.

10.   Aktivitas

Jika tak pandai menyelam, dengan snorkling Anda sudah bisa melihat dari dekat manta-ray selebar lebih dari 2 meter. Sebagai pusat segitiga karang dunia, kekayaan biota laut Raja Ampat tidak diragukan lagi. Jika ingin lebih jelas melihat karang dan ikan yang cantik, tentu saja Anda harus menyelam di spot-spot yang sudah terkenal menyediakan panorama indah seperti Pulau Kri, Cross Wreck, pulau Wayag, atau pulau Faronandi. Oya, bagi peminat diving, Anda bisa menghubungi beberapa operator diving seperti Raja Ampat Dive Resort dan papua Diving.

Komitmen kami untuk memberikan informasi, tips, dan panduan wisata untuk Anda sekalian. Namun demikian, pemeliharaan website ini tidaklah murah. Apabila Anda memesan hotel, silahkan klik link hotel yang ada di halaman ini untuk membantu kami terus dapat memberikan informasi serta panduan wisata yang lebih menarik lagi. Dan juga sarankan kami di twitter dan facebook.